Tag-Archive for ◊ Ternak Domba ◊

Author:
• Friday, February 05th, 2010

Berikut jenis-jenis domba:

1. Domba Ekor Tipis

Domba ekor tipis dikenal sebagai domba asli Indonesia serta berkembang di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Domba ini berukuran sangat kecil dan lambat dewasa sehingga dagingnya relatif sedikit. Berat badan domba jantan 30-40 kg dan domba betina 15-20 kg. Warna bulunya putih dominan dengan warna hitam di seputar mata, hidung, dan beberapa bagian tubuh lain.

Domba jantan memiliki tanduk kecil dan melingkar, sedangkan domba betina tidak bertanduk. Keunggulan domba ini adalah sifatnya yang prolifik, karena mampu melahirkan kembar (2-5 ekor setiap kelahiran).

domba ekor tipis

2.  Domba Ekor Gemuk

Domba ekor gemuk berkembang di Jawa Timur, Madura, Sulawesi, dan Lombok. Domba ini beradaptasi dan tumbuh lebih baik di daerah beriklim kering. Bentuk badannya sedikit lebih besar daripada domba lokal lainnya. Berat domba jantan mencapai 45-50 kg, sedangkan domba betina 25-50 kg.

Domba jantan dan betina umumnya tidak bertanduk. Karakteristik domba ini yaitu ekornya panjang, lebar, dan mampu menimbun lemak yang banyak sehingga ekornya menjadi sangat besar. Namun, bagian ujung ekornya mengecil karena di bagian ini tidak terjadi penimbunan lemak. Cadangan lemak di bagian ekor berfungsi sebagai sumber energi pada musim paceklik. Bulu domba ini juga kasar dan gembel.

domba ekor gemuk

3.  Domba Garut

Domba garut diperkirakan merupakan hasil persilangan segitiga antara domba asli Indonesia, domba merino dari Asia Kecil, dan domba ekor gemuk dari Afrika Selatan. Domba jantan mempunyai berat 60-80 kg, sedangkan betina 30-40 kg. Badan domba garut besar dan lebar, sedangkan lehernya kuat. Karena itu, domba ini sering dijadikan domba aduan. Kulit domba garut merupakan salah satu kulit dengan kualitas terbaik di dunia.

Ciri khas domba garut atau domba priangan jantan adalah memiliki tanduk besar, melengkung ke belakang berbentuk spiral, dan pangkal tanduk kanan dan kiri hampir menyatu. Sementara domba betina tidak memiliki tanduk, panjang telinga sedang, dan terletak di belakang tanduk.

ternak domba garut

Sumber: Buku Petunjuk Praktis Menggemukkan Domba, Kambing, dan Sapi Potong

Author:
• Friday, February 05th, 2010

Domba termasuk hewan ternak yang mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Hewan ini senang hidup berkelompok swsehingga tidak akan memisahkan diri dari kelompoknya saat digembalakan.

Domba cepat berkembang biak, dalam dua tahun induk domba dapat melahirkan anak sebanyak tiga kali dan bisa melahirkan lebih dari dua ekor per kelahiran.

Keuntungan usaha penggemukan domba berasal dari selisih berat badan pada awal program dan berat badan pada akhir program penggemukan.

Selain itu, anakan domba menjadi  aset peternak sebagai penyedia daging, penyedia pupuk, dan sebagai hewan kontes.

Sumber: Buku Petunjuk Praktis Menggemukkan Domba, Kambing, dan Sapi Potong